Hubungan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Lua Kabupaten Agam Tahun 2018
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Anggraini, Nadila Dwi
Advisor:
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
(BBLR), (KEK), Puskesmas.
DOI:
-
Abstract :
Kabupaten Agam memiliki angka kematian Ibu (AKI) dengan realisasi 138/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) dengan realisasi 9/1000 kelahiran hidup pada tahun 2017. Menurut data Kabupaten Agam tahun 2018, ibu hamil kekurangan energi kronik (KEK) trimester III di daerah Padang Lua berjumlah 22 orang dan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di daerah Padang Lua dialami oleh 13 bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan KEK dengan BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Lua Kabupaten Agam. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2019. Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian ini adalah 309 responden ibu hamil trimester III yang sudah melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) melalui teknik pengambilan Random sampling. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder dan pengolahan data dengan komputerisasi analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 (59 %) dari 22 responden KEK mengalami BBLR, sedangkan 4 (1,4%) dari 287 responden tidak KEK mengalami BBLR. Uji statistik menggunakan sistem komputerisasi terhadap hubungan KEK dan Kejadian BBLR diperoleh hasil p-value = 0,0005 (< =0,05) sehingga terdapat hubungan antara KEK terhadap kejadian BBLR dengan oods ratio adalah 102. Kesimpulan penelitian ini adalah KEK mempengaruhi kejadian BBLR. Diharapkan kepada responden yang KEK untuk meningkatkan lagi nutrisi pada tubuhnya yang didapatkan dari konsumsi ibu sehari-hari agar tidak melahirkan bayi BBLR.