Hubungan Dukungan Suami Dan Budaya Dengan Minat Peserta KB AKDR (IUD) Diwilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Tahun 2019

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Octavia, Mutia
Advisor:
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kontrasepsi, IUD, Budaya, Dukungan Suami, Minat.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan program pengendalian untuk pertumbuhan penduduk pemerintah menyusun beberapa kebijakan salah satunya adalah peningkatan pemakaian kontrasepsi yang lebih efektif serta efisien untuk jangka waktu panjang. Berdasarkan survey awal yang dilakukan oleh peniliti pada 16 Mei 2019 di Puskesmas Mandiangin diperoleh 10 orang akseptor KB IUD hanya 2 orang suaminya yang mendukung istrinya memilih KB IUD. Jenis penilitian yang dilakukan adalah bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penilitian ini seluruh Akseptor KB IUD yang berjumlah 45 orang. Sampel yang diambil orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling, instrument penilitian menggunakan kuesioner dan pengolahan data dengan SPSS, analisa data menggunkan uji chy-square. Hasil penilitian ini terdapat lebih dari separuh responden yang tidak Berminat dengan tidak suami mendukung yaitu sebanyak 20 orang (87%) dan responden yang tidak Berminat lebih banyak ditemukan pada responden dengan budaya tidak mempengaruhi yaitu sebanyak 19 orang (73,1%). Hasil Analisa Bivariat Dukungan Suami dengan nilai p value 0,0005, dan budaya dengan minat peserta metode kontrasepsi IUD dengan p value 0,034 berarti terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan minat peserta metode kontrasepsi IUD. Berdasarkan hasil penilitian diharapkan peran suami yang lebih aktif dengan memberitahu ibu untuk mengikuti sosialisasi tentang IUD agar ibu memilih kontrasepsi IUD karena dengan itu bisa mengurangi laju pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ketahun yang bertambah banyak.
Download From Google Drive