Hubungan Jenis Kelamin, Pendidikan Dan Paparan Informasi Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit HIV/AIDS Di Wilayah Kerja Puakesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Sari, Yona
Advisor:
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pendidikan, Jenis Kelamin, Paparan Informasi, Pengetahuan, HIV/AIDS.
DOI:
-
Abstract :
Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakanpenyakit yang disebabkanoleh virus Human Immunodefficiency Virus (HIV). Virus ini berkembang pesat sebanyak 628.492 orang dengan jumlah terinfeksi 40.357 orang dengan jumlah kematian sebanyak 40.468 orang sepanjang tahun 2017. Hal ini dikarenakan kerawanan prilaku tidak sehat remaja yang ditunjukkan dengan tingginya penyebaran HIV/AIDS dikalangan remaja dengan beberapa faktor yang pengaruhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jenis kelamin,pendidikan dan paparan informasi dengan pengetahuan remaja tentang penyakit HIV/AIDS Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad. Penelitian dilakukan dengan metode cross sectional. Pada tanggal 1 sampai 10 April 2019.Di wilayah kerja puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi Tahun 2019, sampel dalam penelitian ini 94 orang, dengan teknik pengambilan sampel simpel random sampling, pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (55,3%) remaja berjenis kelamin perempuan, , (52,1%) remaja berpendidikan XI, (57,4%) remaja terpapar dengan informasi, (52,1%) remaja berpengetahuan baik. Ada hubungan jenis kelamin (p = 0,008 OR = 0,008), pendidikan (p value = 0,014OR = 0,014), paparan informasi(p value = 0,002 OR = 4,154) dengan tingkat pengetahuan remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi. Disimpulkan jenis kelamin, pendidikan, paparan informasi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan remaja. Diharapkan adanya peningkatan pengetahuan oleh tenaga kesehatan kepada remaja, khususnya tentang cara pencegahan dengan cara mencari tahu informasi tentang pencegahan HIV/AIDS dari berbagai sumber seperti dari media cetak dan elektronik dan mengikuti penyuluhan tentang pengetahuan HIV/AIDS.