Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Filariasis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rahmadian
Advisor:
Rusti, Sukarsi
Afrino, Reki
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Filariasis, Pengetahuan, Persepsi, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat Filariasis
DOI:
-
Abstract :
Filariasis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai spesies nyamuk dan bila tidak dilakukan pengobatan maka menimbulkan cacat menetap. Salah satu cara untuk mencegah filariasis adalah mengkonsumsi obat setiap tahun selama 5 tahun berturut turut. Puskesmas Sungai Limau merupakan salah satu puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman yang masih melaksanakan pengobatan massal filariasis dengan cakupan pengobatan massal filariasis sebanyak 78%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat filariasis di wilayah kerja Puskesmas Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian bersifat survei analitik menggunakan desain cross sectional dengan variabel dependen kepatuhan dan variabel independen pengetahuan, persepsi, dukungan keluarga. Jumlah sampel sebanyak 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan multistage random sampling. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat mengunakan chi squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,2% responden tidak patuh minum obat filariasis. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat filariasis (p=0.018 ; OR=2,590). Ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan kepatuhan minum obat filariasis (p=0,006 ; OR=3,032). Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat filariasis (p=0.032 ; OR=2.799). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan, persepsi dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat filariasis. Untuk itu disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan kampanye tentang filariasis dan pengobatan massal filariasis melalui penyampaian berita kasus filariasis dan pengobatan massal di media cetak (koran), maupun media lainnya, yang melibatkan tokoh masyarakat setempat untuk dapat ikut serta dalam kegiatan pengobatan masal filariasis.
Download From Google Drive