Faktor-Faktor Yang berhubungan dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Eriza, Elfia
Advisor:
Oktavianis
Yuniliza
Yuniliza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kontrasepsi MOW, pengetahuan, motivasi suami, sosial budaya.
DOI:
-
Abstract :
Tubektomi adalah metode kontrasepsi Untuk perempuan yang tidak ingin anak lagi. Indonesia merupakan negara ke empat di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak, yaitu 251 juta.adapun tujuan penelitian ini adalah Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi MOW di wilayah kerja Puskesmas Air Bangis tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain Cross sectional Study. Populasi dari penelitian ini adalah akseptor KB yang ditujukan kepada keluarga yang tidak ingin punya anak lagi ( jumlah anak sudah ideal) teknik pengambilan sampelnya adalah dengan Proportional Sampling. Data diperoleh langsung melalui pengisian kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan 66,0% berpengetahuan rendah,sebesar 58,8% mendapatkan motivasi baik dari suami, sebesar 61,9% memiliki sosial budaya baik.terdapat hubungan pengetahuan dengan penggunaan MOW (p=0,0005 dan OR 16,343, Motivasi suami (p=0,0005 dan OR 19,855), Sosial budaya (p=0,0005 dan OR 42,001) terhadap penggunaan MOW. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, motivasi suami, sosial budaya dengan penggunaan kontrasepsi MOW. Diharapkan akseptor KB yang tidak ingin menambah anak lagi bisa menggunakan alat kontrasepsi MOW ini karna metode kontrasepsi ini merupakan alat kontrasepsi yang efektif dan tidak memiliki efek samping jangka panjang.