Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Septik Tank pada Keluarga di Sepanjang Aliran Sungai Parik Rumpang Kota Padang Panjang Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Meri Eka
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kepemilikan Septik Tank, Aliran Sungai
DOI:
-
Abstract :
Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Penggunaan sungai sebagai saluran pembuangan kotoran merupakan cara yang tidak sehat, hal ini akan menimbulkan masalah bagi mereka yang berada di hilir sungai. Survey awal terhadap 10 orang kepala keluarga diperoleh informasi bahwa 6 orang (60 %) diantaranya memiliki septik tank dan limbah kotoran dibuang ke sungai, dengan alasan tidak mengetahui syarat jamban sehat, pembuangan kotoran ke sungai adalah hal yang biasa dan tidak berdampak buruk pada kesehatan, dan tidak memperoleh dukungan dari anggota keluarga untuk membuat septik tank. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan septik tank. Metode penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah yang berada di sepanjang aliran sungai Parik Rumpang, berjumlah 234 rumah. Sampel sebanyak 70 rumah yang diambil secara sistematik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terpimpin dan observasi langsung, yang kemudian diolah dan dianalisa secara komputerisasi. Hasil analisis univariat diketahui 62,9 % responden tidak memiliki septik tank, 51,4 % memiliki pengetahuan rendah, 54,3 % sikap negatif, dan 52,9 % dukungan keluarga kurang baik. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan pengetahuan (p = 0,016 dan OR = 3,938), sikap (p = 0,005 dan OR = 4,821) dan dukungan keluarga (p = 0,036 dan OR = 3,306) dengan kepemilikan septik tank. Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kepemilikan septik tank adalah pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga. Oleh sebab itu, diharapkan pada instansi terkait agar mengadakan kegiatan pemicuan/penyuluhan tentang dampak dari limbah rumah tangga yang dialirkan ke sungai dan memberikan sanksi bagi keluarga yang mengalirkan limbah kotorannya ke sungai.