Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Masyarakat Yang Memiliki Jamban Desa Mukai Pintu Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Artila
Advisor:
Rudjito
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Buang Air Besar Sembarangan, Air Bersih
DOI:
-
Abstract :
Desa mukai pintu merupakan salah satu desa yang masyarakatnya masih buang air besar sembarangan. Perilaku buang air besar sembarangan termasuk salah satu contoh perilaku yang tidak sehat yang berdampak terhadap kesehatan seperti penyakit diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi jamban, informasi peran kader kesehatan dan ketersediaan air bersih dengan kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) masyarakat yang memiliki jamban Desa Mukai Pintu Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci. Penelitian ini mengggunakan metode deskriptif analitik dengan desain penelitian Crossectional studi. Pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling dengan jumlah sampel 85 responden. Data dikumpul dengan menyebarkan kuesioner, setelah terkumpul diolah menggunakan komputerisasi. Di desa mukai pintu terdapat masyarakat yang melakukan buang air besar sembarangan sebesar 77,6% dari 85 responden yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara kondisi jamban dengan buang air besar sembarangan dengan nilai p.value=0,002 dan nilai OR = 6,2, ada hubungan peran kader kesehatan dengan buang air besar sembarangan dengan nilai p.value=0,024 dan nilai OR = 4,0 dan ada hubungan antara ketersediaan air bersih dengan buang air besar sembarangan dengan nilai p.value=0,037 dan nilai OR = 3,4. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara kondisi jamban dengan buang air besar sembarangan. Saran bagi Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat agar lebih memperhatikan kondisi jamban masyarakat, memberikan informasi yang khususnya mengenai syarat jamban sehat yang harus dimiliki masyarakat serta bahaya buang air besar sembarangan baik berupa penyuluhan maupun datang langsung ke rumah masyarakat.