Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seks Pranikah di SMA Negeri 2 Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sari, Lacmy Puspita
Advisor:
Zuraida
Amelia, Sherly
Amelia, Sherly
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Seks Pranikah.
DOI:
-
Abstract :
Data WHO tahun 2017 menunjukkan 0,9% remaja perempuan dan 3,6% remaja laki-laki di negara berkembang pernah melakukan hubungan seksual. Data KPAI sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar nikah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah di SMA Negeri 2 Bukittinggi tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment dengan desain One-Group Pre-Test-Post-Test yang dilakukan di SMA Negeri 2 Bukittinggi pada bulan Januari-Juli 2019. Populasi semua remaja putri kelas X sebanyak 161 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik t-test dependen. Hasil didapatkan rata-rata pengetahuan remaja putri sebelum adalah 6,38 dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang seks pranikah adalah 8,63. Rata-rata sikap remaja putri sebelum adalah 28,56 dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang seks pranikah adalah 32,38. Terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri (p = 0,000) dan sikap remaja putri (p = 0,000). Berpedoman pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri dan sikap remaja putri, maka diharapkan kepada pihak sekolah untuk bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam mengadakan penyuluhan atau sosialisasi kesehatan reproduksi remaja khususnya bahaya seks pranikah pada remaja.