Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Dan Kompres Hangat Dengan Inhalasi Aromaterapi Mawar Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Primigravida Kala I Fase Aktif Di BPM R Kota Bukittinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Hidayati, Elfi
Advisor:
Fitri, Nina
Juwita, Lisavina
Juwita, Lisavina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Aromaterapi, Inhalasi, Kompres Hangat, Nyeri persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Nyeri persalinan terjadi karena adanya otot otot uterus berkontraksi, karena kepala janin bergerak melewati jalan lahir yang menyebabkan tekanan pada kandung kemih, rektum, tulang belakang dan tulang pubis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Kompres Hangat dan Kompres Hangat dengan Inhalasi Aromaterapi Mawar Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Primigravida Kala I Fase Aktif di Bpm R Kota Bukittinggi Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperimental dengan menggunakan two group pretest-posttest. Penelitian dilakukan terhadap 18 orang responden adapun pengambilan sampel dilakukan dengan teknik puposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang dibuat peneliti yang memenuhi kriteria inklusi. Dengan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji T-dependent (Paired Sampel t-test dan Independen t-test). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mai-Juni 2019. Hasil penelitian didapatkan perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan dengan p value 0,002, dan perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat dengan inhalasi aromaterapi mawar terhadap intensitas nyeri persalianan dengan P value, 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh pemberian kompres hangat dan kompres hangat dengan inhalasi aromaterap mawar terhadap nyeri persalinan. Diharapkan kepada Bidan Praktek Mandiri R dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik dan menerapkan asuhan sayang ibu bagi ibu bersalin yang mengalami nyeri persalinan dengan menggunakan terapi nonfarmakologi.