Hubungan Usia Dan Paritas Dengan Ketuban Pecah Dini di RS Achmad Mochtar Bukit Tinggi Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Wulandari, Dewi
Advisor:
Fitri, Nina
Yenni
Yenni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ketuban Pecah Dini, Usia, Paritas.
DOI:
-
Abstract :
Insidensi Ketuban Pecah Dini (KPD) di Indonesia berkisar 4,5% sampai 7,6% dari seluruh kehamilan, sedangkan di Negara India antara 6% sampai 12%. Angka tersebut merupakan permasalahan yang masih belum terselsaikan, terutama di Negara berkembang. Angka kejadian KPD berkisar antara 3-18% yang terjadi pada kehamilan preterm, sedangkan pada kehamilan aterm sekitar 8-10 %, wanita hamil datang dengan keadaan KPD, dimana 3040% merupakan kehamilan preterm di Rumah Sakit Umum Daerah yang merupakan tempat rujukan di Indonesia (Sulistyawati, 2014). Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik dengan desain penelitian case control yang bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan paritas dengan ketuban pecah dini di RS Achmad Mochtar Bukit Tinggi Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan di RS Achmad Mochtar Bukit Tinggi. Sampel penelitian ini berjumlah 134 orang dengan perbandingan 1:1. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data rekam medik. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2019. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara usia dengan kejadian ketuban pecah dini di RS Achmad Mochtar Bukit Tinggi nilai p-value 0,009 dan adanya hubungan antara paritas dengan kejadian ketuban pecah dini di RS Achmad Mochtar Bukit Tinggi nilai p-value 0,034. Dari hasil penelitian, diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care yang lebih berkualitas dan mampu mendeteksi faktor risiko pada ibu hamil untuk mencegah risiko terjadinya kejadian ketuban pecah dini seperti mengingatkan ibu usia dan paritas berisiko mengalami ketuban pecah dini.