Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Dangung-dangung Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rais, Amril
Advisor:
Rudjito
Abidin, Zainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kepatuhan Berobat, Penderita TB Paru
DOI:
-
Abstract :
Penyakit Tuberkulosis membutuhkan pengobatan jangka panjang untuk mencapai kesembuhan. Diantara 22 Puskesmas yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota, angka keberhasilan pengobatan terendah di Puskesmas DangungDangung yaitu 45 %, dengan angka kesembuhan juga 45 %. Hal ini masih jauh dari target yaitu kesembuhan > 85 % dan keberhasilan pengobatan > 90 %. Survey awal terhadap 10 orang penderita TB paru, diperoleh informasi bahwa 60 % diantaranya tidak mau melanjutkan pengobatan setelah 3 bulan minum obat, dengan alasan merasa bosan dengan efek samping yang dirasakan dan merasa telah sembuh dari penyakit TB paru sehingga sudah malas untuk minum obat. Disamping itu, sebanyak 50 % pasien menyatakan kadang lupa minum obat karena tidak ada keluarga yang mengingatkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat penderita TB paru. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB paru dengan BTA (+) di wilayah kerja Puskesmas Dangung-Dangung berjumlah 47 orang, dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner, kemudian diolah secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis univariat diketahui 57,4 % responden tidak patuh dalam berobat TB paru, 78,7 % mengalami efek samping obat ringan, 61,7 % memiliki motivasi tinggi, dan 59,6 % menyatakan peran PMO baik. Hasil analisa bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat penderita TB paru adalah motivasi (p = 0,012 dan OR = 7,083) dan peran PMO (p = 0,006 dan OR = 8,242), serta tidak ada hubungan efek samping obat dengan kepatuhan berobat penderita TB paru (p = 0,154 dan OR = 3,789). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat penderita TB paru adalah motivasi dan peran PMO. Oleh sebab itu, perlu adanya penyuluhan tentang penyakit TB yang berkesinambungan dari petugas puskesmas, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan penderita TB paru dalam berobat.
Download From Google Drive