Perbedaan waktu pemudaran Stretch Mark menggunakan Olive Oil dan ektra Lidah Buaya (Aloe Vera) pada ibu nifas di puskesmas Tigo Baleh kota Bukittinggi tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Octazuria, Chantia
Advisor:
Hasnita, Evi
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Olive Oil, Ektra Lidah Buaya (Aloe Vera), Stretch Mark.
DOI:
-
Abstract :
Stretch Mark atau Striae Gravidarum adalah guratan yang terjadi pada kulit dan bisa menjadi gelap pada multigravida dengan warna kulit gelap dan hitam. (Jannah,2012) penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan waktu pemudaran stretch mark menggunakan Olive Oil dan Ektra Lidah Buaya (Aloe Vera) pada ibu nifas di Wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh kota Bukittinggi tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan Quasi eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group.penelitian pada bulan April 2019, populasi semua ibu nifas primigragravida dengan teknik pengambilan sampel accidental sampeling. Uji statistic menggunakan uji T-test Independent. Hasil Penelitian menunjukan bahwa rerata waktu pemudaran stretch mark menggunakan Olive Oil adalah (2.2000) dan rerata pemudaran stretch mark menggunakan Ektra Lidah Buaya (Aloe Vera) adalah (1.0000) uji statistic diperoleh nilai signifikasi .001 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan waktu pemudaran stretch mark menggunakan Olive Oil dan Ektra Lidah Buaya (Aloe Vera). Ektra Lidah Buaya (Aloe Vera) sangat efektif dalam pemudaran stretch mark dibandingkan Olive Oil . Ibu nifas di Wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh kota Bukittinggi hendaknya memilih Ektra Lidah Buaya untuk pemudaran stretch mark dan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang pemudaran stretch mark dan untuk penerapan asuhan sayang ibu lebih baik lagi.