Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Lalu Lintas Pada Pengendara Sepeda Motor Diwilayah Kerja Kepolisian Resor Payakumbuh Tahun 2015

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Aprilliani, Cici
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kecelakaan Lalu Lintas, Pengendara Sepeda Motor
DOI:
-
Abstract :
Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda. Angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Barat tahun 2013 yang mencapai 2625 kasus dan tahun 2014 menurun 2157 kasus kecelakaan lalu lintas. Di Kota Payakumbuh pada tahun 2012 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 9,33 %, pada tahun 2013 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 7,78 %, pada tahun 2014 jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas meningkat signifikan dibandingkan dengan 2012 dan tahun 2013, yaitu jumlah korban meninggal dunia sebanyak 10,41 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor diwilayah kerja Kepolisian Resor Payakumbuh tahun 2015 Penelitian ini merupakan penelitian Survey analitik dengan rancangan cross sectional study dan telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juni-5 Juli 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengendara sepeda motor yang berada diwilayah kerja Kepolisian Resor Payakumbuh sebanyak 547 yang memiliki motor diwilayah kerja kepolisian resor payakumbuh pada tahun 2014. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 84 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling, pengolahan data dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan bivariat (Uji Chi-Square). Dari analisa univariat didapatkan 47,6% responden yang berpengetahuan rendah, 47,6% responden bermotivasi negatif, 40,5% responden yang tidak memiliki SIM, 25% responden yang tidak lengkap menggunakan perlengkapan mengemudi, dan 72,6% responden yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, motivasi, kepemilikan SIM, dan kelengkapan mengemudi dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor dengan nilai p dan OR berturut-turut p=0,029 dan OR=3,568 ; p=0,008 dan OR=4,846 ; p=0,017 dan OR=4,597 ; p=0,007 dan OR=4,675. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, motivasi, kepemilikan SIM dan kelengkapan mengemudi dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengendara sepeda motor diwilayah kerja Kepolisian Resor Payakumbuh tahun 2015. Untuk itu diharapkan kepada pihak kepolisian agar dapat bekerja sama dengan pihakpihak tertentu untuk memberi dorongan guna meningkatkan pengetahuan tentang peraturan lalu lintas yang lebih baik serta kepada pengendara sepeda motor untuk dapat mematuhi dan memahami peraturan dalam berlalu lintas.
Download From Google Drive