Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care Di Wilayah Kerja Puskesmas Sirukam Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok Tahun 2015
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Meri Susri Linda
Advisor:
Zuraida
Santy, Rini
Santy, Rini
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Keteraturan Kunjungan Antenatal Care
DOI:
-
Abstract :
Pelayanan Antenatal Care (ANC) dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan (SPK). Secara nasional, indikator kinerja cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K4 pada tahun 2013 belum dapat mencapai target Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan yakni sebesar 93% sedangkan Sumatera Barat menduduki angka 82,92%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan antenatal care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Sirukam.
Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel semua ibu yang tercatat dalam keadaan hamil di wilayah kerja Puskesmas Sirukam sampai bulan Juli. Data dikumpulkan dengan kuesioner pada bulan Agustus 2015. Analisa data dilakukan melalui analisis Univariat dan Bivariat yang pengolahan data dilakukan dengan komputerisasi yaitu uji chi-square.
Berdasarkan analisis univariat didapatkan 21 orang (27,6%) memiliki motivasi negatif dalam melakukan kunjungan antenatal, sedangkan 36 orang (47,4%) merasa tidak puas dalam menerima pelayanan, selanjutnya 38 orang (50%) ibu hamil menyatakan peran bidan tidak baik dalam memberikn pelayanan antenatal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi ibu hamil, kepuasan ibu hamil, dan peran bidan, dengan kunjungan Antenatal Care dengan nilai p dan OR berturut-turut p value 0,022; p value 0,039 dan OR = 2,9; p value 0,041 dan OR = 2,9.
Disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi ibu hamil, kepuasan ibu hamil, dan peran bidan dengan keteraturan kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sirukam Kabupaten Solok tahun 2015. Untuk itu diharapkan kepada pihak puskesmas agar dapat meningkatkan mutu pelayanan, terutama meningkatkan peran bidan dalam memberikan pelayanan antenatal, selain itu perlu melengkapi fasilitas tempat pemeriksaan serta memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya kunjungan antenatal.
Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan sampel semua ibu yang tercatat dalam keadaan hamil di wilayah kerja Puskesmas Sirukam sampai bulan Juli. Data dikumpulkan dengan kuesioner pada bulan Agustus 2015. Analisa data dilakukan melalui analisis Univariat dan Bivariat yang pengolahan data dilakukan dengan komputerisasi yaitu uji chi-square.
Berdasarkan analisis univariat didapatkan 21 orang (27,6%) memiliki motivasi negatif dalam melakukan kunjungan antenatal, sedangkan 36 orang (47,4%) merasa tidak puas dalam menerima pelayanan, selanjutnya 38 orang (50%) ibu hamil menyatakan peran bidan tidak baik dalam memberikn pelayanan antenatal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi ibu hamil, kepuasan ibu hamil, dan peran bidan, dengan kunjungan Antenatal Care dengan nilai p dan OR berturut-turut p value 0,022; p value 0,039 dan OR = 2,9; p value 0,041 dan OR = 2,9.
Disimpulkan bahwa ada hubungan antara motivasi ibu hamil, kepuasan ibu hamil, dan peran bidan dengan keteraturan kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sirukam Kabupaten Solok tahun 2015. Untuk itu diharapkan kepada pihak puskesmas agar dapat meningkatkan mutu pelayanan, terutama meningkatkan peran bidan dalam memberikan pelayanan antenatal, selain itu perlu melengkapi fasilitas tempat pemeriksaan serta memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya kunjungan antenatal.