Pengaruh Teknik Oromotorik Terapi Terhadap Daya Hisap Bayi BBLR di Ruangan Perinatologi RSUD Mohammad Natsir Kota Solok 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Haryati, Rini
Advisor:
Silvia
Sari, Vitria Komala
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Oromotorik terapi, Daya Hisap Bayi, BBLR.
DOI:
-
Abstract :
Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sedini mungkin. Cara terbaik bagi ibu untuk memberikan kasih sayang dan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang bayi adalah dengan memberikan ASI (Air Susu Ibu).Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang baru lahir dengan berat badan < 2500 gram.Masalah yang terbesar dari BBLR adalah immaturitas reflek hisap yang lemah yaitu sebesar 70 %.Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi reflek hisap yang lemah yaitu dengan memberikan stimulasi sejak dini berupa sentuhan pemijatan terhadap jaringan otot disekitar mulut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh oromotorik terapi terhadap daya hisap bayi BBLR. Penelitian ini dilakukan di RSUD M. Natsir. Penelitian ini menggunakan pra eksperimen. Populasi penelitian ini adalah 11 bayi BBLR . Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat dari seluruh bayi yang diteliti rata-rata ASI yang dihisap bayi pada hari pertama yaitu 3,45 ml.pada hari ketujuh sesudah dilakukan terapi oromotorik yaitu 11,18 ml. dengan nilai sig(nilai p) Kemudiansetelahdilakukanujistatistik, dapatdilihat terdapat pengaruhoromotorik terapi terhadap daya hisap bayi yang dilihatdari jumlah ASI yang dihisap bayi sesudah oromotorik terapi, 0,001 Jadi P< 0,05. Disimpulkan bahwasetelah dilakukan tekhnikoromotorik terapi terjadi peningkatan rata-rata ASI yang dihisap bayi yaitu 7,727Diharapkan kepada petugas dan keluarga untuk menerapkan oromotorik terapi sebagai salah satu cara untuk merangsang daya hisap bayi BBLR.
Download From Google Drive