Hubungan Pengetahuan, Jenis Makanan Ibu Dan Sosial Budaya Terhadap Pemberian ASI Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Mardianti, Rina
Advisor:
Wati, Del Fatma
Sari, Vitria Komala
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, JenisMakanan, Sosial Budaya, Pemberian ASI.
DOI:
-
Abstract :
Capaian pemberian ASI eksklusif di Indonesia yang berkisarantara 10-30%. Berdasarkancakupan data laporancakupan pemberian ASI eklusif di Kabupaten Padang Pariaman di Wilayah KerjaPuskesmas Pakandangan dari 167 orang bayi yang adamendapatkan ASI ekslusifhanya 93 (55,8 %). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan,jenis makanan dan sosial budaya terhadap pemberian ASI eklusif di PuskesmasEnam Lingkung Kabupaten Padang PariamanTahun 2019. Penelitianinimenggunakan desainanalitik dengan pendekatan cross sectional.Penelitian initelah dilaksanakanpadabulanFebruari s/d Marettahun 2019 di wilayahkerjaPuskesmasEnam Lingkung.Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui, sampel didapat sebanyak 55 orang dengan tekniktotal sampling. Pengolahan data secara univariat dan bivariat dengan memakai uji statistik chi square Hasilpenelitianini di dapatkan bahwa60% responden memiliki pengetahuan rendah,56,4% responden memiliki pola konsumsi jenis makanan yang kurang baik, 54,5% responden memilikisosial budaya yang kurang baik, 61,8% responden memberikan ASI ekslusif padabayinya. Berdasarkan analisa bivariat diperoleh bahwa Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan denganpemberian ASI ekslusif, denganp value 0,004 dan OR 6,500. Terdapat hubungan yang bermakna antarajenis makanan dengan pemberian ASI ekslusif, denganp value 0,001 dan OR 16,393.Terdapat hubungan yang bermaknaantarasosial budaya dengan pemberian ASI ekslusif, denganp value 0,006 dan OR 6,000. Diharapkan tenaga kesehatan agar lebih berperan aktif penyuluhan dan meningkatkan informasi tentang pentingnya ASI Esklusif pada bayi dengan media yang lebih menarik lagi dan mengikut sertakan kader dan masyarakat dalam memberikan ASI ekslusif, serta adanya komunikasi yang lebih intensif secara langsung pada ibu-ibu yang menyusui tentang pentingnya ASI secara eksklusif.
Download From Google Drive