Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pernikahan Dini pada WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Angraini, Mella
Advisor:
Oktavianis
Wulansari, Novi
Wulansari, Novi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Peran Orang Tua, Sosial Budaya, Pergaulan Bebas.
DOI:
-
Abstract :
Pernikahan dini di Kecamatan Lembah Gumanti meningkat dari 32,6% tahun 2016 menjadi 33% tahun 2017, pada bulan Januari-Oktober tahun 2018 28,6%. Kejadian pernikahan dini paling tinggi terdapat diwilayah kerja Puskesmas Sungai Nanam 31,81%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, peran orang tua, sosial budaya dan pergaulan bebas dengan pernikahan dini pada WUS di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Nanam Tahun 2019. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Nanam pada tanggal 21 Februari-08 Maret 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah WUS yang masih dalam usia repoduktif sebanyak 2.768 orang. Pengambilan sampel secara purposive sampling didapatkan 97 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan di analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan dari 97 WUS terdapat (54,6%) menikah dini, (37,1%) memiliki pengetahuan rendah, (41,2%) memiliki peran orang tua buruk, (59,8%) tidak memiliki sosial budaya dan (97,9%) tidak melakukan pergaulan bebas. Hasil analisis bivariat pengetahuan (p=0,004), peran orang tua (p=0,002), sosial budaya (p=0,003), pergaulan Bebas (p=1,000). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, peran orang tua dan sosial budaya dengan kejadian pernikahan dini dan tidak ada hubungan antara pergaulan bebas dengan kejadian pernikahan dini pada WUS diwilayah kerja Puskesmas Sungai Nanam Tahun 2019. Diharapkan petugas kesehatan agar dapat memberikan peran promotif dan prefentif kepada orang tua dan anak remaja tentang pernikahan dini dan dampak dari pernikahan dini.