Gambaran Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Ketuban Pecah Dini Di RSUD Dr. Achmad Mocthar Kota Bukittinggi Tahun 2016 Sampai Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Asni, Dewi Nilam Sari
Advisor:
Abidin, Zainal
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Umur, Paritas dan Usia Kehamilan.
DOI:
-
Abstract :
Angka kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di RSUD Dr. Achmad Mocthar Bukittinggi mengalami peningkatan dan penurunan. Pada 2016 sebanyak 159 orang mengalami penurunan pada 2017 sebanyak 110 orang dan mengalami peningkatan pada 2018 sebanyak 169 orang. Kejadian KPD dapat menimbulkan beberapa masalah bagi ibu maupun janin. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu bersalin dengan ketuban pecah dini di RSUD Dr. Achmad Mochtar Kota Bukittinggi tahun 2016 sampai 2018. Penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan desain retrospektif study dan dilaksanakan di RSUD Dr. Achmad Mochtar Kota Bukittinggi pada tanggal 18 Maret sampai 19 Maret 2019. Populasi pada penelitan ini sebanyak 438 orang dengan pengambilan sampel secara total sampling yaitu dilakukan dengan mengambil seluruh anggota populasi yang digunakan sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan buku register dengan panduan lembar check list, kemudian dianalisa dengan cara komputerisasi. Hasil penelitian ditemukan dari 438 orang, 77,9% ibu bersalin dengan ketuban pecah dini yang tidak beresiko, 37,2% ibu bersalin dengan paritas tidak beresiko, 85,6% ibu bersalin dengan usia kehamilan aterm, 99,5% ibu bersalin yang tidak memiliki riwayat KPD, 90,6% yang tidak mengalami kelainan letak, dan 97,5% yang tidak mengalami kehamilan kembar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik ibu bersalin dengan kejadian ketuban pecah dini sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor resiko diantaranya umur yang tidak beresiko, paritas yang tidak beresiko, usia kehamilan aterm, ibu yang tidak memiliki riwayat KPD, ibu yang tidak mengalami kelainan letak dan ibu yang tidak mengalami kehamilan kembar. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat memberikan asuhan pada ibu hamil dalam mencegah terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan salah satunya yaitu KPD.
Download From Google Drive