Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Pada Wanita di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Tahun 2019
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Yenni, Rina Nasri
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pernikahan Dini, Pengetahuan, Pergaulan Bebas, Lingkungan, Peran Orang Tua, Sosial Ekonomi.
DOI:
-
Abstract :
Pernikahan usiadini telah banyakterjadi dinegara berkembang. Pernikahanyang dilangsungkanpadausiaremajaumumnyaakan menimbulkanmasalahbaiksecara fisiologis,psikologisdansosialekonomi. Dampak pernikahan usia muda lebih tampak nyata pada remaja putri dibandingkanremaja laki-laki.Dampaknyata daripernikahanusia mudaadalah terjadinyaabortusataukegugurankarena secara fisiologisorganreproduksi belumsempurna.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini pada wanita di wilayah kerja puskesmas Lubuk Gadang Kecamatan Solok Selatan Tahun 2019. Rancangan penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita rentang usia 12-18 tahun yang melakukan pernikahan dini di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Gadang dengan jumlah sampel 43 orang yang diambil dengan cara Random sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa pengetahuan yaitu 60% tinggi tentang penikahan dini, pergaulan bebas yaitu 51,2% tidak memiliki pergaulan bebas, lingkungan yaitu 58,1% tidak beresiko pernikahan dini, peran orang tua yaitu 51,2% berperan terhadap pernikahan dini, sosial ekonomi yaitu 60,5% kecil, dan status menikah remaja yaitu 58,1% sudah menikah.Hasil analisis bivariat: Ada hubungan pengetahuan (p=0,001), pergaulan bebas (p= 0.000), lingkungan (p = 0.001), peran orang tua (p=0.000) terhadap pernikahan dini, dan tidak ada hubungan sosial ekonomi ( p=0382) terhadap pernikahan dini. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan, pergaulan bebas, lngkungan, dan peran orang tua terhadap pernikahan dini pada remaja. Disarankan tenaga kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan dan informasi resiko pernikahan dini kepada remaja, karena pada usia remaja akan banyak menimbulkan masalah baik dari segi fisiologis dan psikologis.