Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi KB IUD Si Wilayah Kerja Puskesmas Pelompek Kabupaten Kerinci Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Monika, Clara
Advisor:
Zuraida
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kebudayaan, kecemasan, dukungan suami, petugas pelayanan.
DOI:
-
Abstract :
Jumlah peresta KB IUD 5 tahun belakangan ini terus menurun pada tahun 2014 (70%), tahun 2015 (65%),tahun 2016 (50%), tahun 2017 (47%), dan tahu 2018 (35%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan KB IUD di wilayah kerja puskesmas pelompek kabupaten kerinci tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah surfey analitik dengan rancangan cross sectional study yang di lakukan pada bulan Juli-Juli 2019. Populasi dalam penelitian ini 565 orang PUS dengan sampel sebanyak 85 orang PUS, teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univarit dan bivariat menggunakan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden tidak memakai KB IUD sebanyak 62 responden (72,9), kebudayaan responden mendukung sebanyak 64 responden (81,2%), responden merasa cemas sebanyak 64 responden (82,8%), suami yang tidak mendukung sebanyak 62 responden (82,3%), petugas pelayanan yang tidak mendukung sebanyak 60 responden (90,0%) dalam pemilihan alat KB IUD, adahubungan signifikan antara kebudayaan dengan pemihan alat KB IUD Dengan p value 0,004 dan OR 4,756, kecemasan dengan p value 0,001 dan OR 6,424, dukungan suami dengan dengan p value 0,003 dan OR 5,058, petugas pelayanan dengan p value 0,000 dan OR 19,125. Dapat di simpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara kebudayaan, kecemasan, dukungan suami, petugas pelayanan dengan pemilihan alat kontrasepsi KB IUD di wilayah kerja puskesmas pelompek tahun 2019, diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan KB IUD pada PUS khususnya di puskesmas.
Download From Google Drive