Hubungan Status Gizi, Psikis dan Masa Kerja dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Pengisian Bahan Bakar di SPBU Bukittinggi Tahun 2016

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Pratama, Galuh
Advisor:
Rudjito
Rusti, Sukarsi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kelelahan, gizi, psikis, masa kerja
DOI:
-
Abstract :
Data dari World Health Organization (WHO), saat ini kecelakaan transportasi di dunia mencapai 1,5 juta korban meninggal dan 35 juta korban cacat akibat kecelakaan lalu lintas/tahun yang disebabkan oleh kelelahan kerja. Berdasarkan survei awal di SPBU Bukittinggi , dari 14 karyawan, 10 orang mengalami kelelahan kerja dan 4 lagi tidak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan status gizi, psikis dan masa kerja dengan kelelahan kerja di SPBU Bukittinggi Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan crosssectional. Untuk mengetahui hubungan status gizi, psikis dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan bagian pengisian bahan bakar di SPBU Bukittinggi Tahun 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan cara total population. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan pembagian kuesioner kepada responden. Data diolah secara univariat dan bivariat dan dianalisis menggunakan metode statistik chi square. Dari hasil analisis terhadap 66 karyawan, 36 orang (54,5%) mengalami kelelahan kerja tinggi, 39 orang (59,1%) memiliki gizi kurang, 56 orang (84,2%) memiliki kondisi psikis tidak baik dan 41 orang (62,1%) menyatakan masa kerja lama. Dari uji statistik status gizi dengan kelelahan kerja didapatkan p value = 0.034 (v 0,05) dan Odds ratio = 3,400. Dari uji statistik psikis dengan kelelahan kerja didapatkan p value = 0,042 (v 0,05) dan Odds ratio = 6,182. Dan dari uji statistik masa kerja dengan kelelahan kerja didapatkan p value = 0,035 (v 0,05) dan Odds ratio = 3,429. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 39 orang (59,1%) mengalami gizi kurang, 56 orang (84,8%) memiliki kondisi psikis tidak baik dan 41 orang (62,1%) menyatakan masa kerja lama. Diharapkan pihak SPBU memperhatikan kesehatan dan keselamatan pekerja, asupan gizi pekerja, kondisi lingkungan kerja yang kondusif dan nyaman dan kalau perlu menambah Sumber Daya Manusia.
Download From Google Drive