Kualitas Minuman Jajanan Keliling Es Dawet di Kota Bukittinggi yang Ditinjau Dari Kandungan Escherichia Coli dan Hygiene Sanitasi Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Utami, Elisa Wahyu
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Harisnal
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Minuman es dawet, Sanitasi,Escherichia Coli
DOI:
-
Abstract :
Minuman es dawet merupakan salah satu jenis minuman jajanan keliling yang saat ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas. Es dawet dijual berkeliling dengan menggunakan gerobak dorong yangmana hal ini dianggap rentan terhadap kontaminasi dari lingkungan sekitarnya. Proses pengolahan dan penyajian yang tidak saniter sangat berdampak membuat minuman tercemar bakteri Echerichia Coil (E. Coli). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hygiene sanitasi dan kandungan bakteri E. Coli pada minuman es dawet yang dijual oleh produsen di kota Bukittinggi.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, sederhana, yaitu untuk mengetahui gambaran sanitasi pengolahan dan penyajian minuman jajanan keliling es dawet melalui observasi terhadap produsen minuman tersebut dan pengujian kandungan E. Coli melalui uji pendugaan menggunakan media Lactose Broth (LB) terhadap minuman es dawet sebelum penjualan (0 jam) dan selama penjualan (3 jam) yang dijual pada bulan agustus tahun 2016 di kota Bukittinggi.
Hasil observasi hygiene sanitasi pada penelitian ini didapatkan bahwa pengolahan dan penyajian minuman es dawet yang dijual di kota Bukittinggi tidak sesuai dengan syarat kesehatan yang diatur dalam Kepmenkes RI No. 942/Menkes/SK/VII/2003 tentang pedoman persyaratan hygiene sanitasi makanan jajanan. Dari hasil uji pendugaan kandungan E.Coli didapatkan bahwa semua sampel positif mengandung bakteri E. Coli.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa minuman jajanan keliling di Bukittinggi khususnya es dawet rentan terhadap kontaminasi lingkungan (hygiene sanitasi buruk) dan terbukti positif E. Coli untuk semua sampel penelitian. Hal ini karena secara keseluruhan para produsen tidak menerapkan prinsip hygiene sanitasi yang benar. Disarankan kepada para produsen dalam melakukan proses pengolahan minuman es dawet lebih memperhatikan lagi sanitasinya.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, sederhana, yaitu untuk mengetahui gambaran sanitasi pengolahan dan penyajian minuman jajanan keliling es dawet melalui observasi terhadap produsen minuman tersebut dan pengujian kandungan E. Coli melalui uji pendugaan menggunakan media Lactose Broth (LB) terhadap minuman es dawet sebelum penjualan (0 jam) dan selama penjualan (3 jam) yang dijual pada bulan agustus tahun 2016 di kota Bukittinggi.
Hasil observasi hygiene sanitasi pada penelitian ini didapatkan bahwa pengolahan dan penyajian minuman es dawet yang dijual di kota Bukittinggi tidak sesuai dengan syarat kesehatan yang diatur dalam Kepmenkes RI No. 942/Menkes/SK/VII/2003 tentang pedoman persyaratan hygiene sanitasi makanan jajanan. Dari hasil uji pendugaan kandungan E.Coli didapatkan bahwa semua sampel positif mengandung bakteri E. Coli.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa minuman jajanan keliling di Bukittinggi khususnya es dawet rentan terhadap kontaminasi lingkungan (hygiene sanitasi buruk) dan terbukti positif E. Coli untuk semua sampel penelitian. Hal ini karena secara keseluruhan para produsen tidak menerapkan prinsip hygiene sanitasi yang benar. Disarankan kepada para produsen dalam melakukan proses pengolahan minuman es dawet lebih memperhatikan lagi sanitasinya.