Analisa Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Unit Apron Movement Control (AMC) PT. Angkasa Pura II (Persero) Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) Ketaping, Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sapriandi
Advisor:
Nurdin
Santy, Rini
Santy, Rini
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kecelakaan Kerja, SMK3, Bandara BIM Padang
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data ILO setiap hari terjadi 6.000 kasus kecelakaan kerja, sementara di Indonesia setiap 100 ribu tenaga kerja terdapat 20 korban yang fatal akibat kecelakaan kerja. Dan rata-rata per tahun terdapat 99.000 kasus kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja di indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun membuat pemerintah mengeluarkan peraturan yang mengatur perusahaan yang ada di Indonesia. Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2012 tentang system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). PT. Angkasa Pura II (Persero) Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, merupakan perusahaan yang menerapkan SMK3. Penelitian ini menitik beratkan pada penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di unit Apron Movement Control (AMC) Bandara Udara Internasional Minangkabau (BIM). Penelitian ini dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau pada bulan Agustus dan September 2016 menggunakan desain kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui tiga cara, yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM), dapat dikategorikan baik dalam Penerapan K3. Hal ini dapat diketahui dari hasil SMK3 menunjukkan bahwa seluruh indikator yang ada berjalan cukup baik sehingga mendapatkan Piagam Penghargaan Letter of Appreciation Occupational Safety and Heath Management System Jakata, 31 Agustus 2015. Berdasarkan hasil Input, Proses, Output dan Feedbac dikategorikan baik dengan berjalan baiknya program K3 diharapkan dapat selalu dijaga dan ditingkatkan, adapun saran yang diberikan peneliti memanfaatkan fasilitas K3 yang disediakan perusahaan dan mentaati rambu-rambu K3 yang terpasang sehingga lebih efisien bagi karyawan dan perusahaan.