Efektivitas Daun Jambu Biji Terhadap Penanggulangan Diare pada Balita di Posyandu Lapau Duo Dan Posyandu Kubang Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok Tahun 2016

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rahmawati, Amzila
Advisor:
Hasnita, Evi
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Antidiare, Daun Jambu Biji.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak di berbagai negara termasuk indonesia. Diperkirakan lebih dari 1,3 miliar serangan dan 3,2 juta kematian per tahun pada balita disebabkan oleh diare. Setiap anak mengalami episode serangan diare rata-rata 3,3 kali setiap tahun. Lebih kurang 80% kematian terjadi pada anak berusia kurang dari dua tahun Masyarakat biasanya menggunakan tanaman obat secara empiris sebagai obat antidiare, contohnya daun jambu biji. Daun jambu biji mengadung: minyak atsiri, asam ursolat,asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Tujuan penelitian ini adalah menilai efek antidiare dengan daun jambu biji pada balita di Posyandu Lapau Duo dan Posyandu Kubang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2016 dengan menggunakan Desain Quasy Eksperimental dengan rancangan non equivalent control group yang diambil secara total sampling. Diberikan pada balita (16 orang) di Posyandu Lapau Duo dan Posyandu Kubang dibagi 2 kelompok. Kelompok eksperimen (n=8) dan kelompok kontrol (n=8). Analisa dengan menggunakan uji dependent t-tes. Hasil penelitian, rata-rata pada kelompok eksperimen yang diberikan rebusan daun jambu biji adalah 4,75 menunjukan dan rata-rata kelompok kontrol yang tidak diberikan rebusan daun jambu biji adalah 9,38 dengan nilai p = 0,000 dimana masing-masing (2-tailed)< 0,01 ( Pvalue= 0,000). Kesimpulan, daun jambu biji berefek antidiare dengan menurunkan frekuensi diare. Terdapat perbedaan yang signifikan antara sesudah diberikan perlakuan pada kelompok eksperimen dan yang tidak diberi perlakuan pada kelompok kontrol tidak terjadi perbedaan yang signifikan dengan penurunan diare.
Download From Google Drive