Analisis Faktor Penyebab Kematian Bayi di Kota Sawahlunto Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Syofiani, Chindy Wahyu
Advisor:
Silvia
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kematian bayi.
DOI:
-
Abstract :
Perhatian terhadap upaya penurunan angka kematian neonatal (0-28 hari) menjadi penting karena kematian neonatal memberi kontribusi terhadap 59% kematian bayi. AKB di negara berkembang sampai saat ini masih menjadi isu sentral. Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Sawahlunto selama 3 tahun terakhir mengalami peningkatan. Tujuan penelitian untuk menganalisisfaktor penyebab kematian bayi di Kota Sawahlunto tahun 2018. Metode penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan terdiri dari 2 orang bidan pemegang program KIA di puskesmas dan 11 orang ibu yang mengalami kematian bayi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan setiap saat pengumpulan data di lapangan secara berkesinambungan. Hasil penelitian ditemukan faktor ibu yang menjadi penyebab terjadinya kematian bayi adalah masalah pada faktor usia ibu 5 orang ibu, usia kehamilan 3 orang ibu, jarak kehamilan 2 orang ibu, kenaikan berat badan 5 orang ibu, dan sosial budaya 1 orang. Faktor bayi yang menyebabkan terjadinya kematian bayi adalah 1 kehamilan ganda, 3 orang bayi dengan BBLR, 3 orang bayi dengan asfiksia, 2 orang bayi yang mengalami penyakit bayi, 1 orang bayi dengan kelainan jantung, dan 1 orang bayi dengan kelainan di lambung. Hanya 1 orang ibu yang menyatakan bahwa petugas melakukan pemeriksaan tekanan darah ibu, serta konseling tentang bayi dan masa nifas. Disimpulkan bahwa faktor penyebab kematian bayi adalah faktor ibu, faktor bayi dan faktor pelayanan kesehatan. Diharapkan pada Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto agar dapat mengupayakan ketersediaan tenaga kesehatan yang terlatih dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan antenatal.
Download From Google Drive