Hubungan Antara Personal Hygiene Ibu dan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare Pada Bayi Usia 0-12 Bulan di wilayah kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Kamelia
Advisor:
Fizran
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Personal Hygiene, Pemberian Susu Formula dan Kejadian Diare.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data dari Kemenkes RI, tahun 2018 kejadian diare di Indonesia adalah sebanyak 60,4% (Kemenkes RI, 2018).Di Kota Bukittinggi Puskesmas Rasimah Ahmad adalah Puskesmas paling banyak kasus diare pada bayi berusia 0-12 bulan dengan jumlah 18 kasus dari 795 bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan personal hygiene ibu dan pemebrian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh semua Ibu yang mempunyai bayi yang ada di wilayah Puskesmas Rasimah Ahmad. Jumlah bayi berjumlah 795 bayi dan pengambilan sample dengan teknik Simple Random Samplingsebanyak 89 responden. Data diolah secara manual dan di analisis secara univariat dalam tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,8% responden memiliki personal hygiene kurang baik, 56,2 responden tidak memberikan susu formula pada bayi 012 bulan, dan 69,7% responden tidak terserang diare pada bayi 0-12 bulan. Terdapat hubungan antara personal hygiene dan pemberian susu formula dengan kejadian diare. (nilai p= 0, 000, dan 0,030). Dapat disimpulkan bahwa personal hygiene dan susu formula berpengaruh terhadap kejadian diare. Disarankan kepada ibu yang memilki bayi untuk selalu menjaga kebersihan makan dan minum anak.
Download From Google Drive