Efektifitas Kombinasi Pijat Oksitosin dengan Aromaterapi Kulit Jeruk Manis Terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Caesarea di BPM L Surian Kab. Solok Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Rahayu, Dwi Putri
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pijat Oksitosin, Aroma terapi kulit Jeruk manis, Sectio Caesarea.
DOI:
-
Abstract :
Cakupan ASI Eksklusif Indonesia Tahun 2015hanya 52,3%. AngkaininaikpadaTahun 2016menjadi 73,6%. Namun hal ini masih dibawah target yang ditetapkan yaitu 80%. Di RSUD Solok, cakupan ASI Eksklusif masih berada pada angka 35% di Tahun 2016.Tujuannya untuk Mengetahui Efektifitas Kombinasi Pijat Oksitosin dan Aroma terapi Kulit Jeruk Manis terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Caesaria di BPM L Surian Kab. SolokTahun 2018. Jenis penelitian ini adalah True Experiment dengan pendekatan PretestPosttest with control group. Sampel sebanyak 24 responden dengan 8 responden diberikan perlakuan pijat oksitosin dan 8 responden diberikan pelakuan pijat oksitosin dengan aroma terapi kulit jeuk manis dan 8 responden untuk kelompok kontrol. Pada penelitian ini digunakan Uji Paired Sampel T Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa intervensi pijat oksitosin dengan mean 5,750 dengan p=0,000, kelompok pijat oksitosin dengan aroma terapi kulit jeruk manis dengan mean -5,625 dengan p=0,000 dan kelompok kontrol dengan mean 3,000 dengan p=0,001. Dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa pijat oksitosin dengan aroma terapi kulit jeruk manis yang dilakukan ada pengaruh terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post sectio caesarea. Pijat oksitosin dengan aroma terapi kulit jeruk diharapkan dapat dijadikan sebagai penanganan untuk memperlancar produksi ASI pada ibu menyusui agar kebutuhan nutrisi bayinya tercukupi. Diharapkan kepada BPM L Surian Kab. Solok agar lebih gencar dalam pemberian informasi pada ibu menyusui tentang pijat oksitosin dengan aroma terapi kulit jeruk agar dapat menangani masalah kelancaran ASI pada ibu menyusui.