Gambaran Efek Samping Kontrasepsi Hormonal di Puskesmas Talang Kabupaten Solok Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Lukman, Sesaria
Advisor:
Nurhayati
Noflindaputri, Resti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Efek Samping, Kontrasepsi Hormonal.
DOI:
-
Abstract :
Indonesia merupakan negara keempat terbesar penduduknya di Dunia, dengan jumlah penduduk sebanyak 258.704.900 jiwa di tahun 2016.Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Indonesia menerapkan program keluarga berencana (KB).Kontrasepsi hormonal menjadi pilihan masyarakat pada saat ini namun ada beberapa efek samping yang sering terjadi pada aseptor kontrasepsi hormonal.termasuk di puskesmas Talang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efek samping kontrasepsi hormonal di Puskesmas Talang tahun 2018. Jenis penelitian Deskritif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian seluruh aseptor kontrasepsi hormonal di wilayah kerja Puskesmas Talang. Dengan sampel sebanyak 252 orang menggunakan teknik porposional sampling sampel terdiri dari aseptor pil 71 orang, Suntik 94 orang, dan implan 87 orang. Analisa data dilakukan secara komputerisasi menggunakan analisa univariat Hasil penelitian didapatkan gambaran efek samping yang dialami oleh aseptor kontrasepsi hormonal adalah dari 71 aseptor Pil efek samping yang dialami paling banyak adalahpeningkatan berat badan yaitu 46, 5 % dan paling sedikit kulit kering 7 %, dari 94 orag aseptor suntik yang paling banyak dialami adalah peningkatan berat badan 54 % dan yang paling sedikit hypertensi 2,1 %, dan dari 87 aseptor implan yang paling banyak dialami yaitu gangguan haid 67,8 % dan paling sedikit hypertensi 5,7 %. Kesimpulan efek samping kontrasepsi hormonal yang paling banyak dijumpai dalam penelitian ini adalah peningkatan berat badan sebanyak 138 orang atau 54,8 % dari keseluruhan responden dan yang paling sedikit adalah mengalami mual yaitu 21 orang atau 8, 30 %..
Download From Google Drive