Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Susilowati
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI Ekslusif, balita, MP ASI, pola asuh, pola makan, riwayat infeksi, stunting.
DOI:
-
Abstract :
Stunting menjadi ancaman besar bagi negara, karena stunting pada anak balita dapat menggangu perkembangan otak (kognitif). Untuk Kota Bukittingi tahun 2018 kejadian stunting sebanyak 1271 (14,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Kota Bukittinggi Tahun 2018. Desain penelitian ini bersifat analitik korelasi dengan pendekatan kohort retrospektif kepada seluruh ibu yang memiliki balita di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi sebanyak 64 orang dengan teknik simple random sampling dengan 32 kelompok kasus dan 32 kelompok controldengan instrumen yang digunakan adalah Kuesioner dan dianalisa dengan univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square dan analisa multivariate dengan regresi linear. Hasil analisa univariat diperoleh sebanyak 65,5% ASI Ekslusif yang baik. 64,1% pola makan yang baik, 81.2% tidak memiliki riwayat infeksi dalam 3 bulan terakhir. Hasil analisa bivariat diperoleh terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Ekslusif (p value = 0,005dan OR 25), frekuensi pemberian MP ASI dan makanan(p value = 0,002 dan OR6,943) dan riwayat penyakit infeksi (p value = 0,004dan OR 16,238) dengan kejadian stunting.Sedangkan hasil analisa multivariate diperoleh Pemberian ASI Ekslusif yang paling dominan berhubungan dengan kejadian stunting dengan nilai OR 19,355 Dapat disimpulkan pemberian ASI Ekslusif berpengaruh besar terhadap dengan kejadian stunting. Saran bagi Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, untuk meningkatkan kunjungan serta penyuluhan kepada masyarakat dalam menjaga kualitas serta kuantitas asupan makanan bagi anaknya, meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan sekitar, serta pengetahuan mengenai pemanfaatan pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya pelayanan kesehatan yang ada.
Download From Google Drive