Pemahaman PUS terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi MOW di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Monika, Mega
Advisor:
Afrino, Reki
Fitri, Nina
Fitri, Nina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pemahaman kontrasepsi MOW, Pengetahuan, Sikap, JDukungan suami, Agama.
DOI:
-
Abstract :
Pengguna kontrasepsi MOW di Puskesmas Nilam Sari mengalami peningkatan namum masih rendah pengguna Kontrasepsi MOW, pada tahun 2016 yaitu (0) atau tidak ada yang menggunakan MOW dan pada tahun 2017 sebanyak 4 orang sedangkan ditahun 2018 terdapat peningkatan pengguna kontrasepsi MOW yaitu sebanyak 7 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemehaman Pasangan Usia Subur terhadap kontrasepsi MOW di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknikpengambilanpartisipanmenggunakanpurposif samplingdengankriteriapartisipanPUS yang telah memiliki dua anak hidup.Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara mendalam dan menggunakan catatan lapangan terhadap delapan partisispanpenelitian ini dianalisis menggunakan metode collaizi dan ditemukan tiga tema yaitu pengetahuan penggunaan kontrasepsi MOW, dukungan suami terhadap penggunaan kontrasepsi MOW, sikap penggunaan kontrasepsi MOW. Hasil penelitian ini menemukan bahwa partisipan mengungkapkan bahwa PUS kurang mengetahu mengenai kontrasepsi MOW, walaupun pengetahuan tidak terlalu berpengaruh terhadap pemakaian alat kontrasepsi MOW dikarenakan faktor lain seperti yang sangat berpengaruh yaitu sikap ibu, dukungan suami, dan agama ibu tentang pemakainan kontrasepsi MOW karena ketiga faktor itu sangat berpengaruh pada pemakaian kontrasepsi MOW karena tanpa dukungan suami ibu tidak bisa menggunakan Kb tersebut dan suami beranggapan Kb tersebut terlalu beresiko, sedangkan menurut keyakinan agama ibu juga bertolak belakang pada pemasangan Kb MOW. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan suami serta agama berhubungan dengan pemilihan ibu menggunakan kontrasepsi MOW. Saran dari peneliti diharapkan tenaga kesehatan memberikan pendidikan kesehatan mengenai kontrasepsi MOW agar PUS mampu memahimi kekurangan dan kelebihan kontrasepsi MOW.