Faktor Faktor Penyebab Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rambatan II Kabupaten Tanah Datar Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Tanjung, Ridawarni
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Riwayat Penyakit Infeksi, Pola Makan, ASI Ekslusif, Stunting.
DOI:
-
Abstract :
Prevalensi kasus stunting di Indonesia 37,2%. Stunting merupakan indikator status gizi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi yang jangka panjang. Puskesmas Rambatan II tersebut banyak yang mengalami Stunting. Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Penyebab Stunting Pada Balita di Puskesmas Rambatan II Kabupaten Tanah Datar Tahun 2018. Jenis penelitian survey analitik dengan desain case control. Objek penelitian adalah balita yang mengalami stunting 46 responden dan balita yang tidak mengalami stunting 46 responden. Dilakukan pada bulan Desember 2018. Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji ChiSquare dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian 54 responden (58,7%) pengetahuan tinggi. 50 responden (54,3%) memiliki riwayat infeksi, 55 responden (59,8%) memiliki pola makan kurang baik. 59 responden (64,1%) ASI Ekslusif. 46 responden (50,0%) memiliki balita stunting. Ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kejadian stunting (p= 0,005). Terdapat hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting (p= 0,005), Terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian stunting (p= 0,005). Terdapat hubungan ASI Ekslusif dengan kejadian stunting (p= 0,005). Disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan,riwayat penyakit infeksi, pola makan dan ASI Ekslusif dengan Stunting. Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar dapat memberi penyuluhan tentang pentingnya pola makan untuk mencegah stunting.
Download From Google Drive