Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan kualitas Pelayanan Antenatal Care Di Puskesmas Air Gemuruh Muara Bungo Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Liana
Advisor:
Oktavianis
Zuraida
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Sumber dana, Dukungan Keluarga, peran petugas Mutu Pelayanan.
DOI:
-
Abstract :
Angka kematian neonatal di kabupaten Muara bungo pada tahun 2016, bayi sebanyak 51dan angka kematian ibu sebanyak 10 orang. Sedangkan pada tahun 2017 angka kematian bayi sebnayak 48 dan angka kematian ibu sebanyak 5 orang (Profil Kesehatan Muara Bungo Tahun 2016). Untuk menurunkan AKI&AKB diperlukan pelayanaan Antenatal yang berkualitas adapun faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan yaitu peran petugas dan dukungan keluarga, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dana, dukungan keluarga dan peran petugas dengan mutu pelayanan antenatal care di Puskesmas Air Gemuruh Muara Bungo Tahun 2018.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 November s/d 30 Desember 2018. Teknik pengambilan sampel secara accidental Sampling dengan jumlah 73 responden ibu hamil. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat secara komputerisasi dengan uji chiSquare.
Hasil univariat didapatkan 32 (43,8%) responden menyatakan kurangnya peran petugas dan 19 (59,4%) p-Value 0,019 OR=9,362, dukungan keluarga sebanyak 43 (58,9%) responden menyatakan keluarga tidak mendukung dan sebanyak 23 (53,5%) tidak puas pValue 0,041 OR= 8656.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan antental care dipengaruhi oleh dana, dukungan keluarga dan peran petugas. Oleh karena itu diharapkan baik keluarga dan bidan mampu memberikan dukungan dan berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan antenatal care.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 November s/d 30 Desember 2018. Teknik pengambilan sampel secara accidental Sampling dengan jumlah 73 responden ibu hamil. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat secara komputerisasi dengan uji chiSquare.
Hasil univariat didapatkan 32 (43,8%) responden menyatakan kurangnya peran petugas dan 19 (59,4%) p-Value 0,019 OR=9,362, dukungan keluarga sebanyak 43 (58,9%) responden menyatakan keluarga tidak mendukung dan sebanyak 23 (53,5%) tidak puas pValue 0,041 OR= 8656.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan antental care dipengaruhi oleh dana, dukungan keluarga dan peran petugas. Oleh karena itu diharapkan baik keluarga dan bidan mampu memberikan dukungan dan berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan antenatal care.