Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Mandiangin 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Romaina, Fitri
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Kasoema, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kekurangan Energi Kronik (KEK), Status Gizi,Tablet Fe, Kebiasan Makan, Sosial Ekonomi, Jarak Kehamilan.
DOI:
-
Abstract :
Banyak faktor yang mempengaruhi kematian ibu, baik penyebab langsung maupun tidak langsung, Penyebab tidak langsung kematian antara lain KEK pada kehamilan (37%). Kemenkes (2016) Persentase ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK) pada tahun 2016 sebanyak 22.7% ibu hamil. di Provinsi Sumatra Barat sebanyak 472.273 orang dengan KEK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Mandiangin Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan case control. Desain penelitian ini dengan cara retrospektif, Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu dengan perbandingan 1:3 ibu hamil. Jumlah populasi 390 pada ibu hamil, Sampel dalam penelitian ini 88 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 November 2018 - 09 Januari 2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sebagian besar responden memiliki status gizi yang normal sebanyak 72 responden (81.8%), konsumsi tablet fe dengan lengkap sebanyak 69 responden (78.4%), sosial ekonomi yang baik sebanyak 69 responden (78.4%), jarak kehamilan yang baik sebanyak 54 responden (61.4%), dan kebiasaan makan yang teratur sebanyak 61 responden (69.3%). antara variabel status gizi sebelum hamil (p value = 0,004 ), konsumsi tablet fe (p value = 0,004 ), status sosial ekonomi (p value = 0,025), jarak kehamilan (p value = 0,000), dan kebiasaan makan (p value 0,025), dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Mandiangin Tahun 2018. Dapat disimpulkan bahwa ibu yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) masih tinggi dan diharapkan untuk tenaga kesehatan melakukan deteksi dini pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan haemoglobin (Hb) pada ibu hamil terutama pada kelompok sasaran yang berisiko KEK.
Download From Google Drive