Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Febrina, Siska
Advisor:
Nurhayati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Anemia, umur, pendidikan, paritas, jarak kehamilan, gizi, Fe, ANC.
DOI:
-
Abstract :
Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah utama di dunia hingga saat ini. Prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Lubuk Sikaping sebesar 43,85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Sikaping tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi meliputi seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Sikaping dengan jumlah sampel sebanyak 258 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dan dilakukan pada 9 sampai 22 Desember tahun 2018. Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square ( = 0,05) dan menghitung nilai Odds Ratio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara umur (p value = 0, 000; OR = 3.488), pendidikan (p value = 0, 000; OR = 2.860), paritas (p value=0,000; OR = 3.992), jarak kehamilan (p value = 0,000; OR = 2.671), status gizi (p value = 0, 000; OR = 4.013), konsumsi Fe (p value = 0, 000; OR = 4,358), dan kunjungan ANC (p value = 0, 023; OR = 1,815) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi Fe adalah variabel yang berisiko tinggi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Perlunya evaluasi pemberian suplementasi TTD yang telah dilaksanakan karena angka anemia pada ibu hamil yang masih tinggi. Evaluasi yang dapat dilakukan meliputi dosis dan umur kehamilan mendapatkan suplementasi TTD.
Download From Google Drive