Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Kontrasepsi Pascasalin Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Agustin, Amelia
Advisor:
Yenni
Noflindaputri, Resty
Noflindaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Akseptor, dukungan keluarga, kontrasepsi pasca salin, paritas,peran petugas, IUD.
DOI:
-
Abstract :
Salah satu KB Pasaca salin adalah IUD dengan cakupan penggunaan terbanyak tahun 2018 yaitu di wilayah kerja Puskesma sRasimah Ahmad sebesar 29,73%. Terlihat bahwa banyaknya jumlah persalinan tidak seimbang dengan jumlah penggunaan kontrasepsi IUD pascasalin. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi pascasalin di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2018. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analitik kepada 64 orang ibu yang mempunyai bayi usia 42-60 hari dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober- Desember 2018. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan pengolahan data dilakukan dengan teknik komputerisasi dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari hasil analisa univariat diperoleh sebanyak 47% multipara, 59,5% dengan dukungan keluarga, 59.5% peran petugasbaik dan 71.9% tidak menggunakan KB PP. Dari hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga (p value = 0,002 dan OR8.529)dan peran petugas (p value = 0,002dan OR 5,455)dengan penggunaan KB PP, sedangkan antara paritas (p value= 0,117) dengan penggunaan KB PP tidak terdapat hubungan yang signifikan. Disimpulkan dukungan keluarga dan peran petugas sangat berpengaruh dalam penggunaan KB PP. Saran bagi Puskesmas Rasimah Ahmad agar meningkatkan sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi pasca kelahiran melakukan konseling kepada calon akseptor sebagai pemantapan persiapan KB setelah melahirkan serta membuat sarana Promosi Kesehatan (Promkes).