Perbedaan Intensitas Nyeri Payudara Pada Ibu Nifas Sebelum Dan Setelah Diberikan Kompres Air Hangat Di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Fitri, Lailatul
Advisor:
Yanti,Cici Apriza
Kasoema, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Intensitasnyeri, kompres air hangat.
DOI:
-
Abstract :
Komplikasi dan infeksi masa nifas merupakan salah satu faktor penyebab peningkatan angka kematian ibu, menurut SDKI 2012 diketahui bahwa 8% dari seluruh kematian ibu di Indonesia disebabkan oleh komplikasi masa puerperium dan lebih disebabkan oleh faktor komplikasi masa kehamilan dan persalinan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan intensitas nyeri payudara sebelum dan sesudah dikompres air hangat pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi tahun 2019. Jenis penelitian Quasi Experiment dengan bentuk Rancangan One group pretest posttest design. Objek penelitian adalah Ibu nifas yang Wilayah Kerja Puskesmas TigoBaleh Kota Bukittinggi. Untuk mengetahui Perbedaan intensitas nyeri payudara sebelum dan sesudah dikompres air hangat pada Ibu Nifas, diuji dengan uji T-test dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan rata rata lama intensitas nyeri payudara sebelum dikompres air hangat sebanyak 8 orang 5,88 dan SD sebesar 1,642. Rata rata intensitas nyeri payudara sesudah dikompres air hangat sebanyak 8 orang dengan rata rata 3,38 dan SD sebesar 1,188.Hasil uji statistic menunjukkan bahwa p value sebesar 0,0005. Nilai 0,0005< (0,05) artinya Ho ditolak, yang berarti bahwa ada Perbedaan intensitas nyeri payudara sebelum dan sesudah dikompres air hangat pada Ibu Nifas. Disimpulkan bahwa sesudah dikompres air hangat intensitas nyeri pada payudara berkurang. Diharapkan kepada tenaga keehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang kompres hangat untuk menghilangkan nyeri pada payudara agar dapat mengatasi nyeri sebelum diberikan obat
Download From Google Drive