Hubungan Status Ekonomi, Lingkungan, dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap Kejadian Stunting pada Balita Usia 13-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2016
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wiza, Dissa Ramdania
Advisor:
Hasnita, Evi
Harisnal
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Status ekonomi, lingkungan, penyakit infeksi, stunting
DOI:
-
Abstract :
Stunting merupakan salah satu masalah buruknya status gizi pada anak. Masalah kesehatan masyarakat dianggap berat bila prevalensi stunting sebesar 3039% dan serius bila prevalensi stunting 40%. Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas IV Koto mencapai 8% dengan prevalensi kejadian stunting untuk wilayah Kabupaten Agam mencapai 13,4%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status ekonomi, lingkungan dan riwayat penyakit infeksi terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan koesioner. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan sistem komputerisasi melalui program SPSS. Sampel pada penelitian ini ialah balita usia 13-24 bulan dengan Ibu balita sebagai responden. Teknik pengambilan sampel ialah stratified random sampling Jumlah sampel yang diteliti ialah 80 responden dengan populasi balita sebanyak 397 balita. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam yang dilaksanakan pada 21 Juli sampai 13 Agustus 2016. Hasil analisa univariat diketahui sebanyak 53,8% responden memiliki ekonomi rendah, 52,5% balita berada pada lingkungan tidak sehat, 53,8% balita memiliki riwayat penyakit infeksi dan 55% balita mengalami stunting. Berdasarkan analisa bivariat ada hubungan bermakna antara status ekonomi (pvalue = 0,000 0,05, OR = 10,2), lingkungan (pvalue = 0,000 0,05, OR = 11,9) dan riwayat penyakit infeksi (pvalue = 0,000 0,05, OR =7,8) dengan kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan status ekonomi, lingkungan dan riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada balita usia 13-24 bulan. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan informasi yang berguna tentang pentingnya menjaga lingkungan agar anak terhindar dari berbagai penyakit infeksi. Selain itu diharapkan pada orang tua untuk memperhatikan asupan gizi anak agar terhindar dari penyebab stunting.