Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui di BPM Kota Sungai Penuh Tahun 2018

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Nopita, Sentia
Advisor:
Zuraida
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
IMD, Berat Badan Bayi Lahir Normal, Lama Menyusui, Produksi ASI.
DOI:
-
Abstract :
Hasil SDKI 2017 menunjukkan penurunan jumlah bayi yang mendapatkan ASI ekslusif hingga 7,2%. Pada saat yang sama, jumlah bayi yang diberi susu formula meningkat dari 16,7% pada 2006 menjadi 27,9% pada 2017. Produksi ASI yang tidak mencukupi bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tidak terlaksananya inisiasi menyusui dini, berat badan lahir dari bayi dan lama menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Faktor-faktor yang berhubungan dengan produksi ASI pada ibu menyusui di BPM Kota Sungai Penuh Tahun 2018 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional sign. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari s.d Februari tahun 2019 di BPM Kota Sungai Penuh. Populasi penelitian adalah sasaran ibu-ibu menyusui, sampel diambil sebanyak 31 orang. Pengumpulan data dengan kuesioner Pengolahan dengan komputerisasi Anilisa secara univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian ini analisis menunjukkan bahwa 64,5% melaksanakan IMD. 74,2% memiliki bayi dengan berat badan lahir normal. 58,1% mampu menyusui dengan waktu yang normal. 61,3% memiliki produksi ASI yang mencukupi. Terdapat hubungan yang bermakna antara pelaksanaan IMD dengan produksi ASI, OR 10,667. Terdapat hubungan yang bermakna antara berat badan bayi lahir dengan produksi ASI OR 8,500. Terdapat hubungan yang bermakna antara lama menyusui dengan produksi ASI, OR 93,500 Kesimpulan Adanya hubungan pelaksanaan IMD, berat badan bayi lahir, lama menyusui, produksi ASI. Disarankan Kepada ibu-ibu hamil hendaknya lebih banyak mengkosumsi makanan yang bergizi, terutama mengkosumsi makanan yang mampu merangsang produksi ASI.
Download From Google Drive