Perbedaan Perkembangan Motorik Kasar Bayi Usia 6-9 Bulan Yang Diberikan ASI Eksklusif dengan yang diberi ASI dan Susu Formula di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Astuti, Yuni
Advisor:
Nengsih, Widya
Febriani, Yelva
Febriani, Yelva
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ASI, motorik kasar, perkembangan, susu formula.
DOI:
-
Abstract :
Capaian ASI Ekslusif di Puskesmas Guguk Panjang tahun 2017 (33,7%) jauh di bawah target nasional, dikarenakan ada bayi yang diberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula adalah salah satu faktor penghambat perkembangan motorik anak terutama motorik kasar. Penelitian ini bertujuan untuk perbedaan perkembangan motorik kasar bayi usia 6-9 bulan antara yang diberikan ASI eksklusif dengan yang diberikan ASI dan Susu Formuladi wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2018. Design penelitian ini besifat deskriptif analitik dengan jumlah sampel sebanyak 32 bayiusia 6-9 bulan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2018 di wilayah kerja PuskesmasGuguk Panjang Kota Bukittinggi. Pengumpulan datadilakukan secara observasi dengan DDST dan dianalisa secara dengan uji non parametik. Dari hasil analisa univariat diperoleh 61.5% bayi yang diberikan ASI eksklusif dengan motorik kasar normal, 47.4% bayi yang diberikan ASI danSusu Formula dengan motorik kasar abnormal. Dari hasil analisa bivariat menggunakan uji Mann-whitneyterdapat perbedaan perkembangan motorik kasar pada bayi yang diberikan ASI eksklusifdenganbayi yang diberikan ASI danSusu Formuladengan hasil p=0,001. Disimpulkan terdapat perbedaan perkembangan motorik kasar bayi yang diberikan ASI eksklusif dengan bayi yang diberikan ASI dan Susu Formula. Saran bagi Ibu Menyusui diharapkan agar tetap berusaha memberikan ASI eksklusif kepada anak sampai anak berusia 6 bulan, agar perkembangan motorik anak sesuai umur dan tidak mengalami keterlambatan.