Pengaruh Teknik Distraksi Dengan Terapi Murottal Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Apendiktomi di ruang Bedah RSUD Lubuk Sikaping Tahun 2019
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yeni, Nelvia
Advisor:
Adriani
Febrina, Wiwit
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Teknik Distraksi, Terapi Murottal, Intensitas nyeri, Apendiktomi.
DOI:
-
Abstract :
Nyeri adalah suatu kondisi yang lebih dari sekedar sensasi tunggal yang disebabkan oleh stimulus tertentu. Salah satu terapi non farmakologi dalam penanganan nyeri adalah dengan teknik Distraksi dengan terapi murottal. Terapi murottal dapat mengurangi ketegangan fisik dan emosi yang membuat tubuh rileks. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh teknik Distraksi dengan terapi murottal terhadap perubahan intensitas nyeri pada pasien post operasi apendiktomi. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post Apendiktomi di RSUD Lubuksikaping. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 29 Oktober sampai 7 Desember 2018 diruangan Bedah RSUD LubukSikaping. Data dianalisis dengan menggunakan Paired T-Test dengan nilai signifikan =0,005. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata sebelum dilakukan terapi murottal adalah 5,150 dan hasil rata-rata sesudah dilakukan terapi murottal adalah 4,740. Hasil bivariat didapatkan p value=0,000. Sehingga menunjukkan ada pengaruh intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan teknik Distraksi dengan terapi murottal pada pasien post apendiktomi. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan terapi murottal berpengaruh terhadap pengurangan rasa nyeri insisi post apendiktomi diruang bedah RSUD LubukSikaping.