Efektifitas Alarm PMO Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Siskadona, Popy
Advisor:
Nurhayati
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Tuberkulosis, aplikasi, android, alarm , PMO (Pembantu Minum Obat).
DOI:
-
Abstract :
Tuberkulosis merupakan suatu penyakit kronik yang salah satu kunci keberhasilan pengobatanny aadalah kepatuhan minum obat. Aplikasi Sembuh TB ini berupa alarm pengingat minum obat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antara alarm PMO dengan SOP Puskesmas terhadap kepatuhan minumobat. Jenis penelitian ini bersifat Survey Diskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah pasien Tuberkulosis yang minum obat di Puskesmas Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi tahun 2018.. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, jumlah sampel 30 responden. Analisa data menggunakan uji T Test Independent. Hasil penelitian di dapatkan signifikan sebesar 0,164 ( p value 0,05), dimana signifikan lebih besar dari p value, hal tersebut menunjukkan bahwa kedua varian adalah sama. Rata- rata kepatuhan minum obat menggunakan alarm PMO sebesar 81,4 % , sedangan menggunakan SOP Puskesmas sebesar 26,3 % ( 81,4 % > 26,3 % )hal ini menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat dengan alarm PMO lebih tinggi dari SOP Puskesmas. Nilai signifikasi p value lebih kecil dari taraf signifikansi 0,000 < 0,05 dimana pemakaian alarm PMO lebih efektif dibanding SOP Puskesmas. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan alarm PMO pada kelompok intervensi lebih efektif dari pada SOP Puskesmas pada kelompok kontrol terhadap kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis. Untuk itu diharapkan kepada pasien Tuberkulosis dapat menggunakan alarm PMO untuk kepatuhan minum obat.
Download From Google Drive