Pengaruh Terapi Jus Belimbing dan Madu terhadap Tekanan Darah Lansia dengan Hipertensi di Jorong Kotanopan Setia Wilayah Kerja Puskesmas Lansat Kadap Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yenita
Advisor:
Hasnita, Evi
Yenni
Yenni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Belimbing, hipertensi, madu, tekanan darah.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi seringkali disebut sebagai pembunuh gelap (silent killer), karena termasuk penyakit yang mematikan, tanpa disertai dengan gejala-gejalanya lebih dahulu sebagai peringatan bagi korbannya. Prinsip pengobatan hipertensi adalah emngkondisikan terjadinya penurunan tekanan darah dengan ramuan tanaman obat yang memiliki efek-efek diuretik, antiandrenergik, simpatikolitik dan memperlancaer tekanan darah. Buah belimbing manis (Averrhoa carambola L) sangat bermanfaat dalam membantu menurunkan tekanan darah karena kandungan serat, kalium, fosfor, dan vitamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi jus belimbing dan madu terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi. Desain penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian dilakukan di Jorong Kotanopan Setia pada tanggal 16 22 Desember 2018. Populasi adalah semua lansia penderita hipertensi di Jorong Kotanopan Setia berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 10 orang. Data di kumpulkan dengan menggunakan lembaran observasi, kemudian diolah dan dianalisa menggunakan uji t-dependen. Hasil analisa univariat didapatkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum diberikan terapi jus belimbing dan madu adalah 127,2 mmHg dan tekanan darah diastolik 87,6 mmHg. Sesudah intervensi didapatkan rata-rata tekanan darah sistolik 122,35 mmHg dan tekanan darah diastolik 84,8 mmHg. Hasil bivariat ada pengaruh terapi jus belimbing dan madu terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi pada penderita hipertensi (p = 0,005) Disimpulkan bahwa terapi jus belimbing dan madu berpengaruh terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi. Diharapkan pada petugas kesehatan agar memberikan penyuluhan tentang upaya non farmakologis untuk penanganan hipertensi melalui terapi buah-buahan khususnya belimbing dan madu.