Hubungan pengetahuan, sikap dan peran petugas dengan pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti di kelurahan Guguak Bulek Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wulandari, Okta Yuki
Advisor:
Nurdin
Febriyeni
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Peran petugas, Sikap.
DOI:
-
Abstract :
Pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti yang efektif dan efisisen melalui kegiatan 3M Plus, yaitu menguras bak mandi, menutup tempat peampungan air dan mengubur barang bekas serta menabur bubuk abate di tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang memungkinkan dijadikan tempat perindukan dan perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes Aegypti. Berdasarkan data dinas Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa pada tahun 2016 di kota bukittinggi ditemukan 106 kasus DBD, IR turun pada angka 84,99 / 100.000 penduduk namun terdapat 2 kematian dengan CFR 1,8%, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan peran petugas dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti di kelurahan duduak bulek kota Bukittinggi tahun 2015 Jenis penelitian ini adalah Analitik Deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah populasi 1703 jiwa dan didapatkan sampel sebanyak 95 responden. Penelitian ini dilakukan dikelurahan Guguak Bulek Kota Bukittinggi tahun 2018. Data yang di peroleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan rumus uji statistik chi-square dan penentuan Odds Ratio (OR). Hasil analisis Univariat didapatkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti tidak baik (68,4%) pengetahuan rendah (61,1%) sikap negatif (55,8%) dan peran petugas kurang aktif (71,6%). Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa faktor faktor yang bermakna yaitu pengetahuan (p value = 0,001 : OR = 4,5 ), sikap ( p value = 0,01 : OR = 3,1) dan faktor yang tidak berhubungan yaitu peran petugas (p value = 0,1). Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, dan sikap berhubungan dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti. Namun pada peran petugas dinyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan keaktifan peran petugas, tapi dalam hal ini kejadian demam berdarah tetap beresiko di kelurahan guguak bulek. Diharapkan peran serta masyarakat dukungan dari petugas kesehatan, puskesmas, tokoh masyarakat dan kerja sama lintas sektor sangat menunjang keberhasilan program pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti.