Faktor Resiko Gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Tambang Batu Bara CV. Bara Mitra Kencana Sawahlunto Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Rasyid, Muhammad
Advisor:
Yesti, Yulia
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Alat Pelindung Diri, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Kebiasaan Merokok, Masa Kerja, dan Umur.
DOI:
-
Abstract :
ISPA adalah penyakit saluran pernapasan akut dengan perhatian khusus pada radang paru (pneumonia). Tujuan penelitian ini untuk melihat Faktor Resiko Gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Tambang Batu Bara CV.BaraMitraKencanaSawahluntoTahun2018. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan terhadap 115 orang responden. Alat ukur yang digunakandalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen adalah Gejala Infeksi saluran pernafasan (ISPA) dan variabel independen adalahUmur, ADP, kebiasaan merokok, dan masa kerja. Penelitian ini dilakukan pada bulan 01 mai-15A gustus 2018. Hasil penelitian didapatkan responden yang tidak ada gejala ISPA sebanyak 67 responden (58.3%). Umur yang muda sebanyak 71 responden (61,7%) dengan P value =0.002 dan nilai OR = 3.782. APD yang lengkap sebanyak 83 responden (72,2%) dengan P value = 0.000.dan nilai OR = 9.317 Tidak ada kebiasaan merokok sebanyak 59 responden (51,3%) dengan P value = 0.002. dan nilai OR = 3.583. Masa kerja yang lama sebanyak 59 (51,3%) dengan Pvalue=0.003.dannilaiOR=3.469 Berdasarkan hasil di atas didapatkan hubungan signifikan antaraumur, APD, kebiasaan merokok dan masa rokok dengan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Pada penelitian ini diharapkan kepada responden untuk dapat selalu menjaga kesehatan diri dan lingkungan kerja serta mengunakan APD saat bekerja agar terhidar dan mengurangi gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
Download From Google Drive