Hubungan Pengetahuan, Beban Kerja, Dan Waktu Kerja Dengan Kejadiaan Low Back Pain (LBP) Pekerja Usaha Batu Bata Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Putra, Ronny Eka
Advisor:
Maisyarah
Sari, Mila
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beban Kerja, Low Back Pain (LBP), Pengetahuan, Waktu Kerja.
DOI:
-
Abstract :
Nyeri punggung bawah adalah rasa nyeri yang dirasakan pada punggung bawah yang sumbernya adalah tulang belakang daerah spinal (punggung bawah), otot, saraf, atau struktur lainnya di sekitar daerah tersebut. Berdasarkan data ILO tahun 2013, satu pekerja di dunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja, 160 pekerja mengalami sakit akibat kerja. Berdasarkan data observasi yang didapatkan bahwa pekerja yang merasa nyeri ounggung pada bagian bawah 4 orang mengalami nyeri punggung dan 2 nyeri pada betis. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan Pengetahun, Beban Kerja, dan Waktu Kerja dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) tahun 2018. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Dengan sampel 80 responden. Dengan menggunakan kuisioner, analisis data menggunakan uji Chi Square dan 0,05. Low Back Pain dan variabel independen Pengetahuan, Beban Kerja, dan Waktu Kerja. Penelitian ini dilakukan 6-12 Agustus 2018. Hasil penelitian didapatkan responden yang tidak merasa nyeri 45 (56,2%) responden. Pengetahuan rendah 48 (60,0%) dengan (P value 0,038, OR. 3,020). Ada Beban Kerja 53 (66,2%) responden dengan (P value 0,040, OR 3.200). Waktu Kerja kurang 41 (51, 2%) responden dengan P value = 0.014, OR 3,400) . Dapat disimpulkan bahwa variabel waktu kerja yang paling beresiko terjadi Low Back Pain (LBP). Disarankan kepada pekerja dan pihak usaha batu bata untuk dapat memperhatikan waktu kerja untuk menghindari terjadinya penyakit akibat kerja.
Download From Google Drive