Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Akibat Kerja Diusaha Sektor Informal (Pertukangan) Di Kecamatan Mandiangin Koto SelayanTahun2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ridwan, Bobby
Advisor:
Adriani
Yenni
Yenni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kelelahan Kerja, Lingkungan Kerja Fisik, Penyakit Akibat Kerja, Pengetahuan, Penggunaan APD.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit akibat kerja adalah setiap penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja. Baik penyakit akibat kerja maupun penyakit yang timbul karena hubungan kerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktorfaktor yang berhubungan dengan Penyakit akibat kerja di Usaha Sektor informal (Pertukangan)diKecamatanMandianginKotoSelayantahun2018. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan terhadap 51 orang responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen Penyakit Akibat Kerja dan variabel independen Pengetahuan, Kelelahan Kerja, Lingkungan Kerja Fisik, dan Penggunaan APD. Penelitian ini dilakukan padabulanMei-Agustus2018. Hasil penelitian didapatkan responden yang tidak ada mengalami penyakit akibat kerja sebanyak 28 (54,9%). pengetahuan yang rendah sebanyak 29 (56,9%) dengan (P value = 0.012, OR =5,564). Mengalami kelelahan kerja sebanyak 30 (58,8%) dengan (P value =0.023, OR = 4.800). Lingkungan Kerja Fisik sebanyak 33 (64,7%) dengan (P value = 0.007, OR = 7,692). Pengunaan APD sebanyak 29 (56,9%) dengan (P value = 0.012, OR=5,564). Pada penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan penyakit akibat kerja dengan pengetahuan, kelelahankerja, lingkunganfisik, dan Pengguanaan APD tahun2018. Dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan kerja fisik yang paling berpeluang resiko menakibatkan penyakit akibat kerja, dan disarankan kepada pemilik usaha agar memperhatikan lingkungan kerja fisik untuk menghindari terjadinyapenyakitakibatkerja.