Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sukardi, Toni
Advisor:
Nurdin
Maisyarah
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persepsi Kerentanan, pengetahuan, sikap, peran petugas, PSN-DBD.
DOI:
-
Abstract :
Puskesmas Mandiangin merupakan wilayah kerja Puskesmas dengan temuan angka kejadian DBD tertinggi di Kota Bukittinggi yaitu sebanyak 22 kasus pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin yaitu sebanyak 6317 KK. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional sampling dengan besaran sampel 99 KK. Pengumpulan data menggunakan kuisioner penelitian, analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,6% dengan persepsi kerentanan kurang, 54,5% pengetahuan rendah, 50,5% sikap negatif, 51,5% peran petugas baik, 82,8% kurang baik dalam praktik PSN-DBD. Ada hubungan persepsi kerentanan (p = 0,006, OR = 5,169), pengetahuan ( p = 0,002, OR = 7,677), sikap (p = 0,007, OR = 6,267), dan peran petugas ( p = 0,046, OR = 3,763) dengan praktik PSN-DBD. Dapat disimpulkan bahwa persepsi kerentanan, pengetahuan, sikap dan peran petugas kesehatan berhubungan signifikan dengan praktik PSN-DBD. Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan di puskesmas Mandiangin untuk selalu menggiatkan sosialisasi dan penyuluhan tentang PSN-DBD kepada masyarakat agar pengetahuan masyarakat dapat ditingkatkan dan mampu melaksanakan praktik PSN-DBD dengan baik dan terat