Perbedaan Perilaku Pencegahan TB Melalui Metoda Konseling di Wilayah Kerja Puskesmas Nagari Sikabu Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rizki, Yuwika
Advisor:
Abidin, Zainal
Yanti, Cici Apriza
Yanti, Cici Apriza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perilaku, Konseling, Suspek TB.
DOI:
-
Abstract :
Tuberkulosis Paru (TB Paru) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis. Bagian tubuh yang paling umum diserang adalah paruparu. Penularan terjadi pada waktu batuk atau bersin, menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan (droplet nuclei). Tujuan penemuan kasus untuk melihat perbedaan perilaku suspek terhadap pencegahan TB. Masalah yang ditemukan masih rendahnya Perilaku suspek terhadap pencegahan TB, Penemuan suspek yang tiap tahun meningkat di Wilayah Kerja Puskesmas Nagari Sikabu. Desain penelitian Pra-eksperimen dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah seluruh masyarakat suspek TB paru yang beresiko terhadap penularan penyakit TB paru dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 17 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Variabel dependen yang diteliti adalah pengetahuan dan sikap suspek terhadap pencegahan TB. Variabel independen yang diteliti adalah metode konseling. Karena data tidak berdistribusi normal maka digunakan Hasil uji wilcoxon dan analisis menunjukkan adanya perbedaan secara statistik signifikan terhadap perilaku suspek sebelum dan sesudah diberikan konseling pengetahuan (p=0.001) dan sikap (p=0.001) < 0.005. Disimpulkan bahwa adanya perbedaan perilaku suspek terhadap pencegahan TB Paru setelah diberikan perlakuan konseling dengan kunjungan ketuk pintu sebanyak tiga kali. Diharapkan pada instansi kesehatan agar melakukan penyuluhan dengan metoda konseling ketuk pintu kepada suspek TB paru agar berkurangnya angka suspek setiap tahunnya.