Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Buruh Angkat Kargo Di Kota Bukittinggi Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Aini, Quratul ‘
Advisor:
Oktavianis
Saputra, Harry Ade
Saputra, Harry Ade
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beban Angkat, Ergonomi, Kecelakaan Kerja, dan Kelelahan Kerja.
DOI:
-
Abstract :
Menurut data kasus PT. AWR Pada tahun 2015 sampai 2017 kecelakaan kerja yang terjadi dengan jumlah kasus tahun 2015 sebanyak 18 kasus, tahun 2016 sebanyak 22 kasus,tahun 2017 sebanyak 33 kasus. Pada CV. Bunga Lintas Cargo tahun 2015 sampai 2017 kecelakaan kerja yang terjadi dengan jumlah kasus tahun 2015 sebanyak 22 kasus ,tahun 2016 sebanyak 24 kasus,tahun 2017 sebanyak 28 kasus. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja buruh angkat kargo di Kota Bukittinggi Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan terhadap 80 orang responden. Alat ukur yang digunakandalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square dandengan derajat kepercayaan 95%(= 0.05). Adapun yang menjadi variabel dependen Kecelakaan Kerja dan variabel independen Beban Angkat, Kelelahan Kerja dan Ergonomi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2018. Hasil penelitian didapatkan responden yang tidak ada kecelakaan kerja sebanyak 45 (56,2%). Beban Angkat berat < 40 kg sebanyak 48 (60,0%) dengan (P value = 0.038, OR = 2,923). Mengalami kelelahan kerja sebanyak 46 (57,5%) dengan (P value =0.046, OR = 2,857). Tidak Ergonomi sebanyak 48 (60,0%) dengan (P value = 0.038, OR = 3,020). Dapat disimpulkan bahwa ergonomi paling beresiko terjadinya kecelakaan kerja, dan disarankan kepada pemilik kargo dan pekerja agar lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja pada buruh angkat seperti kapasitas kerja para buruh, sehingga terhindar dari kecelakaan kerja.