Hubungan Ergonomi, Waktu Kerja, Beban Kerja dan Pengetahuan Terhadap Keluhan Nyeri Otot Rangka (Muskuloskeletal) pada Pekerja Batu di Perusahaan Wilayah Nagari Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Putri, Dewita
Advisor:
Adriani
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beban Kerja, Ergonomi, Muskuloskeletal.
DOI:
-
Abstract :
Keluhan Nyeri Otot Rangka (Muskuloskeletal) adalah keluhan yang berada pada bagian otot skeletal atau otot rangka yang dirasakan seseorang mulai keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Karyawan sering mengalami keluhan pada punggung, lengan dan bahu, 8 responden (53,3%) mengalami keluhan punggung, keluhan pada lengan 4 responden (26,6%) dan keluhan pada bahu 3 responden (20%). Untuk mengetahui hubungan ergonomi, waktu kerja, beban kerja dan pengetahuan terhadap keluhan nyeri otot pada pekerja batu di perusahaan wilayah Nagari Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan uji Chi Square untuk melihat hubungan ergonomi, waktu kerja, beban kerja dan pengetahuan terhadap keluhan nyeri otot rangka pada pekerja batu di perusahaan Wilayah Nagari Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Responden berjumlah 40 orang. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan ergonomi dengan keluhan nyeri otot rangka menunjukkan hasil 0,025 dengan OR 6,667 artinya ada hubungan yang bermakna, hubungan waktu kerja dengan keluhan nyeri oto rangka menunjukkan hasil 0,005 dengan OR 8.960 artinya ada hubungan yang bermakna, hubungan beban kerja dengan nyeri oto rangka menunjukkan hasil 0,028 dengan OR 5,417 artinya ada hubungan yang bermakna dan hubungan pengetahuan dengan nyeri otot rangka menunjukkan hasil 0,006 dengan OR 18,000 artinya juga ada hubungan yang bermakna. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan ergonomi, waktu kerja, beban kerja dan pengetahuan terhadap keluhan nyeri otot rangka pada pekerja batu. Diharapkan para pekerja batu tidak memaksakan diri untuk mengangkat melebihi batas, menggunakan alat bantu untuk menghindari adanya keluhan nyeri otot rangka.
Download From Google Drive